Begini Caranya Membuat E-Paspor

KOMPAS.com – Pergi ke luar negeri, wajib hukumnya memiliki paspor. Di Indonesia dikenal beberapa macam paspor yakni paspor biasa dan elektronik paspor (e-paspor).

Data e-paspor sendiri dianggap lebih lengkap dibanding paspor biasa. E-paspor memiliki data biometrik seperti data sidik jari dan bentuk wajah yg dapat dikenali dengan cara pemindaian.

BACA JUGA: Apa Beda E-Paspor dan Paspor Biasa?

Selain itu, pemegang e-paspor juga memiliki dua kelebihan. Salah satunya yakni mendapatkan bebas visa ke negara Jepang.

Lalu bagaimana cara membuat e-paspor? Berikut KompasTravel rangkum cara membuat e-paspor.

1. Siapkan persyaratan yg diperlukan

Sebelum berangkat ke kantor imigrasi, siapkan syarat-syarat pembuatan e-paspor. Bawalah persyaratan yakni KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran atau ijazah terakhir dan paspor lama.

Untuk membuat e-paspor tidak perlu menunggu masa berlaku paspor biasa berakhir. Bawalah paspor biasa tersebut buat diganti dengan e-paspor.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

2. Datang ke Kantor Imigrasi Kelas 1

Untuk ketika ini, pembuatan e-paspor cuma dilayani di Kantor Imigrasi Kelas I di Indonesia yakni DKI Jakarta, Batam dan Surabaya. Anda yg tinggal di luar daerah tersebut, harus tiba ke kantor imigrasi yg sudah ditunjuk.

3. Datanglah lebih awal ke Kantor Imigrasi

Ada baiknya tiba lebih awal ke kantor imigrasi. Antrean pengurusan paspor dibatasi sampai pukul 10.00 WIB.

Sejak pagi biasanya antrean sudah mengular. Walaupun Anda mengurus paspor biasa, e-paspor, paspor secara online wajib masuk dalam antrean.

3. Antre dan isi formulir

Petugas imigrasi mulai memberikan nomor antre dan formulir dengan menstempel pembuatan paspor secara online, mengurus paspor biasa atau e-paspor. Anda mulai mengantre bagi mendapatkan panggilan buat pengurusan e-paspor.

Sambil menunggu panggilan, siapkan alat tulis buat mengisi selembar formulir. Selanjutnya mulai dipanggil buat pemeriksaan kelengkapan dokumen.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

5. Pemeriksaan kelengkapan dokumen

Nomor antrean mulai diumumkan, Anda mulai diarahkan menuju konter yg sudah ditentukan. Petugas mempersilakan duduk dan meminta dokumen yg dibawa.

Setelah dokumen diperiksa, proses selanjutnya adalah pengambilan foto dan sidik jari. Setelah itu, petugas mulai memberikan tanda terima permohonan paspor dan biaya pembuatan e-paspor.

6. Pembayaran

Setelah proses pengambilan foto dan sidik jari selesai, petugas memberikan bukti pembayaran pembuatan e-paspor sebesar Rp 655.000 dengan perincian: biaya paspor Rp 600.000 dan jasa TI Biometrik Rp 55.000.

Pembayaran dapat dikerjakan lewat ATM atau konter bank yg ada di lobi Kantor Imigrasi. Nomor bukti pembayaran ini wajib disimpan dan dibawa ketika pengambilan paspor.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Antre mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

7. Datang kembali 5 hari kemudian

Setelah proses pengambilan data biometris dan membayar biaya pembuatan e-paspor, Anda mulai diminta tiba kembali lima hari kemudian.

8. Pengambilan E-Paspor

Anda harus kembali lagi di hari yg ditentukan oleh petugas imigrasi. Waktu pengambilan paspor dari pukul 13.00 sampai 15.30 WIB.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/11/20/071000427/begini.caranya.membuat.e-paspor

Leave a Reply