Komnas Perempuan Sayangkan Pengesahan Perppu Kebiri

JAKARTA, KOMPAS.com – Komnas Perempuan tak setuju dengan pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Perppu yg dikenal dengan Perppu Kebiri itu disahkan dalam meeting paripurna hari ini.

“Saya menyayangkan Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan Perppu Kebiri menjadi undang-undang,” kata Ketua Gugus Kerja Perempuan dalam Konstitusi Hukum Nasional Komnas Perempuan, Khariroh Ali melalui pesan singkat, Rabu (12/10/2016).

Khariroh menilai, seharusnya Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah lebih mengutamakan pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual yg telah disepakati menjadi program prioritas prolegnas 2016.

Hari ini, lanjut Khariroh, pihaknya mendorong adanya panita khusus (pansus) mengingat kompleksnya isu kekerasan seksual.

Menurut Khariroh, hukuman kebiri buat pelaku kekerasan seksual yaitu bentuk penyiksaan. Selain itu, hukuman itu juga dianggap melanggar hak asasi manusia.

“Sayangnya, Perppu Kebiri ini tak mengatur hak korban buat mendapatkan keadilan dan pemulihan,” ucap Khariroh.

Khariroh menuturkan, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat terlalu terburu-buru dalam menyimpulkan bahwa Perppu Kebiri mampu memberikan efek jera dan mengatasi kekerasan seksual secara komprehensif.

Kompas TV Hukuman Kebiri Tak Akan Berikan Efek Jera?

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/12/20245161/komnas.perempuan.sayangkan.pengesahan.perppu.kebiri

Leave a Reply