KPK Akan Gelar Perkara Untuk Tentukan Kelanjutan Kasus Hadi Poernomo

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai melakukan gelar masalah buat menentukan kelanjutan masalah yg melibatkan mantan Direktur Jenderal Pajak, Hadi Poernomo.

Gelar kasus itu antara yang lain bagi mempertimbangkan apakah KPK mulai membuka penyidikan baru dan kembali memutuskan Hadi sebagai tersangka.

“Kami mulai ekspos dulu, apakah dilanjutkan atau tidak. Tapi, kalau telah ada tersangkanya, ya otomatis mulai langsung diselesaikan,” ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Jumat (18/11/2016).

Menurut Basaria, selama ini penyidik KPK tengah berfokus menyelesaikan kasus-kasus baru. Namun, ia memastikan bahwa kasus-kasus lama mulai akan diselesaikan sebelum 2017.

Mahkamah Agung sudah menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yg diajukan KPK atas praperadilan Hadi.

Ada beberapa dasar hukum yg menjadi pertimbangan MA dalam menolak PK tersebut. Salah sesuatu alasannya, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, jaksa tak mampu mengajukan PK.

KPK sudah menyerahkan memori PK atas putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yg diajukan Hadi. Memori PK tersebut didaftarkan ke PN Jakarta Selatan pada Selasa (28/7/2015).

PN Jaksel sudah mengabulkan permohonan praperadilan yg diajukan Hadi terhadap KPK. Hakim menyatakan tak sah penetapan Hadi sebagai tersangka masalah korupsi terkait penerimaan semua permohonan keberatan wajib pajak atas surat ketetapan pajak nihil pajak penghasilan (SKPN PPh) Bank BCA.

Dalam putusannya, hakim menyatakan bahwa penyelidikan dan penyidikan yg dikerjakan KPK terhadap Hadi batal demi hukum dan harus dihentikan.

Hakim menilai bahwa penyelidik dan penyidik KPK yg ketika itu bertugas mengusut perkara Hadi telah berhenti tetap dari kepolisian dan kejaksaan.

Penyelidik dan penyidik itu juga dinilai belum berstatus sebagai penyelidik dan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) meskipun sudah diangkat secara resmi oleh KPK.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/19/16251481/kpk.akan.gelar.perkara.untuk.tentukan.kelanjutan.kasus.hadi.poernomo

Leave a Reply