Mengapa Harga E-Paspor Lebih Mahal Dibanding Paspor Biasa?

JAKARTA, KOMPAS.com – Paspor elektornik atau e-paspor akan diperkenalkan pemerintah Indonesia pada 2013. Bentuk e-paspor sebenarnya hampir sama dengan paspor biasa. Perbedaan cuma terdapat pada chip yang terdapat pada e-paspor.

Untuk mendapatkan e-paspor, masyarakat mesti mengeluarkan biaya sebesar Rp 655.000. Biaya tersebut hampir beberapa kali lipat dari pembuatan paspor biasa yakni sebesar Rp 355.000.

Harga pembuatan e-paspor 48 halaman yakni Rp. 600.000. Sementara itu, Rp 55.000 adalah biaya jasa teknologi keterangan pengambilan data biometrik pemohon e-paspor.

BACA JUGA: Apa Beda E-Paspor dan Paspor Biasa?

Mengapa pembuatan e-paspor lebih mahal daripada paspor biasa? Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Heru Santoso menyampaikan perbedaan itu terjadi akibat penggunaan teknologi yg berbeda di e-paspor.

“E-paspor itu chip-nya yg bagi mahal. Data itu kan disimpam di chip,” jelas Heru ketika dihubungi KompasTravel, Kamis (17/11/2016).

Chip yg dimaksud oleh Heru adalah pembeda paspor biasa dengan e-paspor. Chip tersebut terdapat di bagian depan buku paspor.

Chip itu menyimpam data biometrik seperti scan sidik jari dan bentuk wajah pemegang e-paspor,” tambah Heru.

BACA JUGA: Membuat E-Paspor, Proses 10 Menit, Antre 2 Jam

Ia menyampaikan teknologi pembuatan chip buat e-paspor tersebut difasilitasi oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Sementara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, lanjutnya, cuma menyediakan dokumen blanko buat pembuatan e-paspor.

“Penggunaan sistem pengambilan data biometrik itu yg kalian harus bayar ke negara,” ujarnya.

Data biometrik yg tersimpan dalam chip e-paspor yaitu standar yg dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). E-paspor dengan standar tersebut sudah digunakan di negara-negara seperti Australia, Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia dan dua negara lainnya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/11/20/090500827/mengapa.harga.e-paspor.lebih.mahal.dibanding.paspor.biasa.

Leave a Reply