MUI Investigasi Padepokan Dan Ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat Ma’ruf Amin mengatakan, ketika ini MUI Jawa Timur tengah menginvestigasi terkait padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo beserta ajarannya.

Pendalaman dikerjakan bagi melihat apakah ada penyimpangan ajaran dan penyesatan di padepokan tersebut.

“Kami investigasi dulu. Kalau telah kelas penyimpangan, baru kalian keluarkan fatwa (haram),” ujar Ma’ruf, ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (28/9/2016) malam.

Ma’ruf menyampaikan sudah memerintahkan MUI Jatim melakukan kajian sejak dua hari lalu.

Ia memperkirakan, hasilnya mampu keluar dalam dua hari ke depan.

(Baca: Polisi Sebut Ada Pensiunan Polri dan TNI yg Direkrut Jadi Santri Dimas Kanjeng)

Adapun yg dikaji oleh MUI salah satunya bagaimana Taat Pribadi menyebarkan ajaran agama kepada para muridnya.

“Kemudian buku apa yg dia pegang sebagai pedomannya, nanti dilihat,” kata Ma’ruf.

MUI juga mulai mendalami ilmu Taat Pribadi yg diyakini dapat menggandakan uang dan memastikan sejauh mana kebenarannya.

“Kan telah ada pemberitaan, ada yg menghebohkan. Tentu kita harus menyikapinya dari segi akidahnya seperti apa,” kata Ma’ruf.

Taat Pribadi ditangkap polisi di padepokannya pada Kamis (22/9/2016) dengan kawalan 2.000 personil dari Polres Probolinggo dan Polda Jatim.

Ia diduga sebagai otak pembunuhan beberapa mantan santrinya.

Tak cuma itu, polisi juga tengah mengusut dugaan penipuan Taat Pribadi yg disebut mampu menggandakan uang.

Beberapa korban yg merasa tertipu melaporkannya ke polisi.

Sementara, sebagian korban yg masih meyakini uangnya dapat digandakan, maaih bertahan menunggu di padepokan tersebut.

Kompas TV Membongkar Kejahatan Dimas Kanjeng (Bag. 2)

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/09/29/06521691/mui.investigasi.padepokan.dan.ajaran.dimas.kanjeng.taat.pribadi

Leave a Reply