Pemalsuan Masih Marak, Satu Orang Bisa Punya 159 E-KTP

JAKARTA, KOMPAS.com – Penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP belum menghilangkan praktik pemalsuan tanda identitas tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemalsuan KTP itu diduga dikerjakan oleh sindikat pelaku pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM).

Akibat pemalsuan tersebut, sesuatu orang dapat memiliki lebih dari 100 e-KTP.

“159 e- KTP dari Sabang sampai Merauke dia punya,” kata Tjahjo di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Tjahjo menyampaikan telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian buat mengatasi masalah pemalsuan e-KTP.

Selain itu, bagi menghindari pemalsuan tersebut, Kemendagri mulai langsung menyelesaikan proses perekaman data e- KTP.

Tjahjo mengatakan, sampai ketika ini ada 20 juta masyarakat yg belum mau tiba bagi mengurus e-KTP. Hal itu membuat data kependudukan mereka belum terekam.

“20 juta yg belum mayoritas milik beberapa KTP dan targetnya akhir 2016 ini 183 juta penduduk yg merekam datanya bagi e-KTP telah selesai,” kata Tjahjo.

(Agus Triyono/Kontan)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: “Pemalsuan, seorang dapat milik 159 e-KTP”

Kompas TV Disdukcapil Datangi Warga Rekam Data E-KTP

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/09/26/16454701/pemalsuan.masih.marak.satu.orang.bisa.punya.159.e-ktp

Leave a Reply