Penyusup Ruangan Zuckerberg Dipergoki “Alat Mata-mata” Kontroversial

KOMPAS.com – Suatu saat pada 2015, ada seseorang menyusup ke kantor CEO Facebook Mark Zuckerberg di Menlo Park, Amerika Serikat. Sang penyusup mengambil foto-foto di ruangan tersebut, lantas mengunggahnya ke media sosial.

Aksinya langsung dipergoki oleh petugas Global Security Operations Center (GSOC) Facebook berkat tool Geofeedia. Si penyusup pun mampu langsung diketahui identitasnya dan ditanyai.

Hal yg kedengaran sepele ini mendapat sorotan di AS karena Geofeedia adalah tool kontroversial yg pekan dahulu diblokir oleh Facebook, Twitter, dan Instagram.

Geofeedia yaitu tool geolocation yg dapat melacak lokasi seseorang dengan memonitor data-data di media sosial secara real-time.

Baca: Misteri Selotip di Laptop Mark Zuckerberg

Ketiga raksasa media sosial di atas menetapkan buat memblokir akses API Geofeedia dari layanan masing-masing, setelah terungkap bahwa tool tersebut dipakai oleh sejumlah agensi penegak hukum bagi memburu aktivis dan demonstran.

Namun, sebelum memblokir tool tersebut, Facebook sendiri ternyata pernah menjadi salah sesuatu klien Geofeedia yg jumlahnya diklaim lebih dari 500.

Cerita tentang penyusup di kantor Mark Zuckerberg disampaikan oleh beberapa orang mantan pegawai Geofeedia kepada The Verge, sebagaimana dirangkum oleh KompasTekno, Sabtu (22/10/2016).

Selain buat keperluan keamanan internal, tidak diketahui hal apa lagi yg dikerjakan oleh Facebook dengan Geofeedia.

Tool yg bersangkutan diketahui juga memonitor dan mengambil data dari jejaring-jejaring sosial populer lainnya seperti YouTube, juga Periscope dan Vine.

Baca: Foto Bersejarah Dianggap Pornografi Anak, Facebook Dihujat

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/10/22/12130037/penyusup.ruangan.zuckerberg.dipergoki.alat.mata-mata.kontroversial

Leave a Reply