Pesan Damai Dari Aksi Berkuda Jokowi Dan Prabowo…

JAKARTA, KOMPAS.com – Salero, kuda putih yg ditunggangi Presiden Joko Widodo, berjalan perlahan sambil dituntun sang Joki.

Di sampingnya, ikut mengiringi kuda coklat bernama Principe, yg ditunggangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Meski telah lihai berkuda, Prabowo tetap menunggangi Principe secara perlahan mengiringi langkah Salero yg ditunggangi Jokowi.

Sekitar 15 detik, Jokowi dan Prabowo yg sama-sama mengenakan topi koboi menunggangi kuda bersama.

“Beliau ini rupanya milik bakat naik kuda, soalnya beliau milik kelebihan badannya ringan. Kuda suka yg ringan-ringan,” ucap Prabowo disambut tawa geli Jokowi.

“Ya, kan kudanya besar sekali. Saya kan ringan. Saya lihat kudanya senyum-senyum,” timpal Jokowi yg kembali membuat Prabowo tertawa. (Baca: Kesan Jokowi Menunggangi Salero, Kuda Besar Milik Prabowo)

Keakraban Jokowi dan Prabowo ini terjadi setelah keduanya melakukan meeting tertutup di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016).

Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan datang di kediaman Prabowo sekitar pukul 12.30 WIB.

Prabowo yg didampingi pengurus Gerindra Sugiono dan Yusuf AR segera memberi hormat ketika iring-iringan tiba.

Begitu Jokowi turun dari mobil Volkswagen B 1739 BN, Prabowo segera menyambutnya dengan hangat.

Kedua tokoh yg sempat bersaing di pemilu presiden 2014 itu segera bersalaman dan berpelukan akrab. 

Lagu Indonesia Raya dulu dikumandangkan oleh pasukan Marching Band yg sedari tadi telah bersiap.

Jokowi dan Prabowo segera berada dalam posisi hormat sampai lagu selesai dimainkan. Jokowi menghadap pasukan Marching Band berada di posisi paling depan dan Prabowo berada di belakangnya.

Setelah santap siang dengan menu nasi goreng dan melakukan meeting tertutup sekitar beberapa jam, Jokowi dan Prabowo menetapkan bagi bersama-sama menunggangi kuda.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo buat ketiga kalinya pasca Pilpres 2014 ini dikerjakan ditengah panasnya keadaan politik jelang pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.

Prabowo pun mengakui ia bersama Jokowi sempat membahas mengenai demo besar-besaran yg mulai dikerjakan ormas Islam pada 4 November mendatang.

“Bapak Presiden tadi sepintas mengatakan, demo adalah hak konstitusional. Beliau juga ingin yg baik, kondusif, dan itu yg kalian inginkan,” kata Prabowo.

(Baca: Prabowo: Pak Jokowi, Kadang Gerindra Keras…)

Demo yg mulai digelar di depan Istana Jakarta, tersebut bagi mendesak proses hukum terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yg dianggap menista agama.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/01/06144051/pesan.damai.dari.aksi.berkuda.jokowi.dan.prabowo.

Leave a Reply