Pesan Jokowi Dan Suara Misterius Di Kutub, Ini Berita Kemarin Yang Patut Anda Simak

PALMERAH, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo menegaskan agar Polri tak kalah dari kelompok-kelompok kecil yg ingin merusak keberagaman dan persatuan di Indonesia.

Berita soal penegasan Presiden dalam rapat dengan jajaran Polri  ini menjadi salah sesuatu berita utama  pada hari Selasa (8/11/2016) kemarin.

Berita yang lain yg membuat pembaca terusik hati nuraninya adalah peristiwa penamparan seorang kasir jalan tol oleh pengguna jalan.

Informasi yang lain yg patut disimak adalah pesan mantan Ketua KPK Antasari Azhar yg mulai bebas bersyarat besok.

Berita yang lain yg memunculkan tanda tanya adalah soal suara misterius yg terdengar di Kutub Utara.

Selain itu ada berita lanjutan mengenai penjarahan di Penjaringan, di mana polisi sudah memutuskan 14 orang sebagai tersangka.

Berikut 5 berita kemarin yg sebaiknya Anda simak:

1. Presiden: Negara Harus Kuat

Fabian Januarius Kuwado Suasana aula PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016), tempat Presiden Joko Widodo mulai memberikan pengarahan kepada jajaran Polri.

Presiden Joko Widodo meminta Polri jangan kalah dari kelompok-kelompok kecil yg ingin merusak keberagaman dan persatuan di Indonesia.

Presiden juga meminta Polri tak ragu menindak kelompok-kelompok seperti itu.

“Jangan ragu dalam bertindak bagi penegakan hukum yg tegas. Tidak boleh institusi sebesar Polri, ragu, apalagi kalah, terhadap kelompok, organisasi, atau tokoh siapa pun,” ujar Jokowi dalam acara pengarahan kepada jajaran Polri di Aula PTIK, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

(Baca: Saat Jokowi dan Polisi Makan Nasi Kotak dengan Menu Sama )

Dalam pengarahan itu hadir 602 personel Polri. Mereka terdiri dari bintara serta perwira komandan grup dan komandan peleton yg menjaga unjuk rasa 4 November lalu.

Kapolda segala Indonesia, perwira menengah, perwira tinggi, serta pejabat penting di lingkungan Mabes Polri juga hadir dalam pengarahan itu.

Jokowi melanjutkan, cuma dengan penegakan hukum terhadap para perusak keberagaman dan persatuan itulah negara Indonesia mulai kuat dan berjaya di mata dunia internasional.

Selengkapnya dapat dibaca di sini.

2. Kasir Tol Ditampar Pengguna Jalan

Kontributor Cirebon KompasTV, Muhamad Syahri Romdhon Seorang pengguna jalan melakukan tindakan penganiayaan terhadap kasir di loket pembayaran gerbang Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jumat (4/11/2016). Peristiwa ini diduga lantaran pengguna jalan kesal sistem pembayaran kartu elektronik terkendala. Dikabarkan, pelaku penganiayaan berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil. Petugas kepolisian masih dalami perkara tersebut.

Seorang kasir berinisial S yg bertugas di loket pembayaran Gerbang Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dianiaya seorang pengguna jalan.

Penganiayaan itu dipicu oleh kekesalan pengguna jalan karena mesin pembayaran sistem elektronik tidak berfungsi.

Dalam rekaman video CCTV itu, seorang pengguna jalan menampar kasir tol, dulu menendang kursi kasir perempuan itu.

Menurut keterangan yg dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 4 November lalu. Seorang pengguna jalan dari arah Cirebon menuju Jakarta memasuki gerbang Tol Cipali.

Namun, karena mesin pembayaran elektronik diduga tidak berfungsi, pengguna jalan yg diketahui seorang pria itu marah di depan kasir.

Dia menudingkan jari telunjuknya berulang kali ke arah kasir.

Aksi yg cukup lama ini membuat sebuah kendaraan yg mengantre di belakang mobil pelaku mundur, dan pindah ke loket lain.

Setelah marah dan membayar tiket tol, pelaku kemudian pergi melewati kasir itu. Ternyata, pelaku pergi cuma bagi memarkirkan mobil sejenak.

Pelaku berlari ke arah kasir dulu menggebrak meja kerja. Pelaku kemudian menampar kasir itu.

Berita selengkapnya dapat dibaca di sini.

3. Pesan dan Air Mata Antasari

Kompas Images Antasari Azhar

Setelah hampir delapan tahun mendekam di balik jeruji besi, Antasari Azhar mulai bebas bersyarat pada Kamis (10/11/2016) nanti.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menggelar syukuran kebebasannya di Lapas Kelas 1 Tangerang. Di lapas itulah Antasari dipenjara.

Saat mengatakan sambutan, Antasari sempat tercekat menahan tangis. Hingga akhirnya, pensiunan jaksa itu tidak kuasa membendung air mata.

Di depan tamu yg menghadiri syukuran itu, dia mengaku ikhlas pernah menjalani hidup di penjara.

(Baca: Tiga Kejanggalan yg Buat Antasari Azhar Percaya Ada Rekayasa dalam Kasusnya )

Antasari kembali menuturkan bahwa hukuman yg harus dijalaninya adalah bentuk penzaliman.

Namun, dia mengaku tidak dendam dan mulai senantiasa mendoakan pihak yg menzaliminya.

“Saya ingin mereka yg menzalimi aku lebih bahagia dari aku nantinya,” ujar Antasari.

Dalam kesempatan itu, Antasari juga mengatakan pesan agar jangan ada yg khawatir dengan kebebasannya.

Dia menjamin tidak mulai membuat kegaduhan dengan menyeret orang yg telah menyakitinya ke ranah hukum.

“Saya tak mau menzalimi orang karena menurut aku rasanya sakit bila dizalimi,” katanya.

Baca berita selengkapnya di sini.

4. Suara Misterius di Kutub Utara

Google Map Nuvavut

Berbulan-bulan lamanya penduduk di Nunavut, Kanada, dihantui oleh suara misterius yg berasal dari dasar lautan. Suara aneh tersebut bahkan menakuti mamalia laut yg hidup di daerah tersebut.

Penduduk sekitar yg sudah berbulan-bulan mendengarnya merasa putus asa dan meminta bantuan militer bagi menyelidiki suara misterius itu.

Suara yg terdengar mirip dengan suara “ping”, “hum”, atau “beep” ini dilaporkan berasal dari suatu tempat di dasar laut di Selat Hecla dan Fury, yaitu terusan sempit di Nunavut. Nuvavut adalah wilayah berpenduduk paling sedikit di Kanada. Penghuninya hanya sekitar 31.000 orang.

Penduduk lokal Nuvavut biasanya masih senang berburu anjing laut dan paus. Selat Hecla dan Fury yg dikelilingi es adalah area berburu favorit. Di tempat inilah mamalia biasanya berkumpul buat mencari makan.

Namun, hal ini berubah sejak musim panas yg dahulu ketika suara misterius akan terdengar. Penduduk setempat melaporkan, banyak hewan pergi ke daerah lain.

Penduduk sempat menduga, suara misterius tersebut berasal dari survei sonar yg dikerjakan oleh perusahaan tambang, Baffinland Iron Mines Corporation. Namun, juru bicara perusahaan itu membantah.

Sementara itu, yg lainnya menyalahkan Greenpeace, mencurigai organisasi itu menempatkan perangkat sonar dengan tujuan agar mamalia laut pergi dan selamat dari perburuan. Namun, Greenpeace juga membantahnya.

Peneliti sendiri belum dapat menjelaskan bagaimana fenomena ini dapat terjadi.

Baca beritanya selengkapnya di sini.

5. Polisi Tetapkan Pelaku Penjarahan Penjaringan sebagai Tersangka

Polisi menangkap tujuh orang lagi terkait aksi penjarahan mini market di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (4/11/2016) malam.

Dari tujuh orang yg ditangkap tersebut, empat orang di antaranya ditetapkan menjadi tersangka.

“Kemarin Anggota Polres Jakarta Utara dan Polsek penjaringan telah menangkap 7 orang. Dengan bukti formula yg cukup, ada 3 yg mampu kalian jadikan tersangka terkait dengan penjarahan dan perusakan dan pengeroyokan anggota yg ada di penjaringan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/11/2016).

(Baca: Tersangka Penjarahan dan Kerusuhan di Penjaringan Akui Ada Penggerak )

Sampai ketika ini, polisi sudah memutuskan 14 orang menjadi tersangka dalam masalah penjarahan, perusakan fasilitas umum dan penyerangan anggota polisi di Penjaringan.

Berita selengkapnya dapat dibaca di sini.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/09/07231571/pesan.jokowi.dan.suara.misterius.di.kutub.ini.berita.kemarin.yang.patut.anda.simak

Leave a Reply