Ruhut Penuhi Panggilan MKD Soal Kicauan Di Twitter

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Ruhut dilaporkan terkait laporan yg menganggap politisi Partai Demokrat itu menyebut kata-kata kurang elegan di ruang publik dalam akun Twitterpribadinya.

Ruhut mengaku tidak khawatir dan santai menghadapi pemeriksaan MKD tersebut.

“Ya biasa saja. Enggak ada masalah, bos,” tutur Ruhut kemudian berlalu ke dalam ruang MKD Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

(Baca: Dilaporkan Lagi Ke MKD, Ruhut Sitompul Sebut Dirinya Bukan Malaikat)

Politisi Partai Demokrat itu juga mengaku tidak menyiapkan apa pun bagi dibawa ke pemeriksaan MKD.

“Mana pernah ada yg saya siapin. Hidup saya mengalir kok,” tuturnya.

Sebelumnya, MKD menindaklanjuti laporan Ach Supyadi, seorang advokat dari unsur masyarakat, yg melaporkan Ruhut dengan sangkaan pelanggaran kode etik.

Wakil Ketua MKD Sarifuddin Sudding mengatakan, Ruhut dilaporkan terkait dugaan pelanggaran UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan kode etik DPR.

Pelapor sempat melaporkan Ruhut ke Bareskrim Polri dan mengatakan tembusannya ke MKD. Namun, laporan yg ketika ini mulai ditindaklanjuti MKD ditujukan segera oleh pelapor.

Ruhut pada akhir Agustus dulu dijatuhi sanksi ringan oleh MKD karena sudah dianggap melakukan pelanggaran etika.

(Baca: Sebut Hak Asasi Monyet, Ruhut Dijatuhi Sanksi Ringan oleh MKD)

Pelanggaran etika terbukti dikerjakan Ruhut dalam meeting kerja komisi dengan Kapolri yg memelesetkan kepanjangan HAM sebagai “hak asasi monyet”.

Pencopotan Ruhut dari posisi Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat pada ketika itu salah satunya juga ditengarai karena hasil sidang etik yg dikerjakan MKD.

(Baca: Inikah Penyebab Ruhut Dicopot sebagai Koordinator Jubir Demokrat?)

 

 

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/27/16211211/ruhut.penuhi.panggilan.mkd.soal.kicauan.di.twitter

Leave a Reply