SBY Mengaku Dapat Tanah Dari Negara Tak Sampai 1.500 Meter Persegi

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono mengklarifikasi pemberitaan terkait pemberian rumah dari negara kepadanya.

SBY mendapat rumah di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan.

Dalam jumpa pers di kediamannya di Cikeas, Bogor, Rabu (2/11/2016), SBY menyinggung pemberitaan televisi yg menyebut luas tanah di rumah tersebut mencapai 5.000 meter persegi. Ada pula yg menyebut 3.000 meter persegi.

(Baca: SBY Dapat Rumah Baru dari Negara)

SBY mengatakan, hak mantan presiden dan wakil presiden diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 1978. Salah sesuatu aturannya yakni pemberian rumah untuk segala mantan presiden dan mantan wakil presiden.

Sebelum pemerintahan SBY berakhir pada 2014, dibuat aturan turunan dari UU 7/1978 tersebut bagi mengatur lebih detail soal pemberian rumah.

(Baca: SBY Bantah Punya Harta Rp 9 Triliun)

“Kalau sebelumnya ada pejabat milik luas tanah 3.000 meter persegi, 4.000 meter persegi, bangunannya beberapa kavling, tiga kavling,” ucap Ketua Umum Partai Demokrat itu.

“Kita atur di era aku lalu luasnya maksimal 1.500 meter persegi tanahnya. Dan yg diberikan negara kepada aku jumlahnya kurang dari 1.500 meter persegi,” tambah SBY tanpa menyebut berapa luas tanahnya.

SBY juga mempertanyakan apakah pihak Sekretariat Negara juga mengatakan kepada media bahwa segala mantan presiden dan mantan wakil presiden juga mendapatkan hak rumah sepertinya.

“Jangan dikira cuma aku yg dikasih,” ujarnya.

Perusahaan pemenang lelang proyek pembangunan rumah SBY tersebut dipegang PT Yodha Karya (Persero).

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Yodha Karya Rudi Hendarto, berdasarkan data yg diterimanya, luas tanah dalam proyek tersebut mencapai 4.000 meter per segi.

Tanah tersebut, kata dia, terbagi menjadi beberapa kavling. Seperti diketahui, SBY menjabat Presiden selama beberapa periode.

“Kalau diketahui dari tim unit kerja, luas lahan 4.000 meter persegi. Itu beberapa kavling,” ucap Rudi saat dihubungi Kompas.com.

Namun, buat memastikan berapa angka persis luas tanah, Rudi meminta mengklarifikasi ke Badan Pertanahan Nasional.

Adapun soal luas bangunan, ia mengaku tak mengetahui berapa total luas bangunan karena pembangunan belum rampung.

Kompas TV SBY Geram Dituding Punya Harta Rp 9 Triliun

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/02/17154151/sby.mengaku.dapat.tanah.dari.negara.tak.sampai.1.500.meter.persegi

Leave a Reply