Sesuai Usulan Megawati, Jokowi Ganti Nama Basarnas Jadi BNPP

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) sudah berganti nama menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP).

Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2016 yg diteken Presiden Joko Widodo pada 6 September 2016 lalu.

Seperti dikutp dari Setkab.go.id, Rabu (5/10/2016), BNPP yaitu lembaga pemerintah non kementerian yg berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh kepala.

BNPP memiliki kewenangan bagi mengerahkan personel dan peralatan yg dibutuhkan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) buat melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

(Baca: Megawati Usulkan Perubahan Nama Basarnas)

BNPP mulai dipimpin oleh seorang kepala dan dikoordinasikan oleh menteri yg menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang perhubungan.

Kepala diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul menteri yg menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perhubungan,” demikian bunyi Pasal 44 ayat (1) Perpres ini.

Menurut Perpres tersebut, semua organisasi di lingkungan Badan SAR Nasional tetap menjalankan tugas dan fungsinya sampai dengan terbentuknya organisasi BNPP.

Demikian juga segala jabatan yg ada beserta pejabat yg memangku jabatan di lingkungan Badan SAR Nasional tetap melaksanakan tugas dan fungsi sampai BNPP terbentuk.

Pada ketika Peraturan Presiden ini akan berlaku, Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007 tentang Badan SAR Nasional dicabut dan dinyatakan tak berlaku,” demikian bunyi Pasal 48 Perpres.

Pernah diusulkan Megawati

Perubahan nama Badan SAR Nasional ini sebelumnya pernah diusulkan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Megawati mempertanyakan penggunaan nama Basarnas yg yaitu akronim dengan beberapa bahasa sekaligus.

“Kenapa SAR? Search and Rescue. Itu pakai bahasa Inggris. Itu gado-gado namanya. Maunya apa?” kata Megawati dalam pidatonya di Kantor Basarnas, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Megawati ketika itu tiba ke Kantor Basarnas bagi melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama PDI-P dengan Basarnas dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan di bidang pencarian dan pertolongan kepada masyarakat.

Presiden kelima RI itu pun mengungkapkan keinginannya buat berbicara dengan Presiden Joko Widodo terkait nama Basarnas.

Megawati juga mengusulkan penggantian logo Basarnas.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/05/17041861/sesuai.usulan.megawati.jokowi.ganti.nama.basarnas.jadi.bnpp

Leave a Reply