Tak Lolos Di Menkumham, Partai Idaman Akan Gabung Dengan Partai Lain

JAKARTA, KOMPAS.com – Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) mulai merger dengan partai politik yg telah memiliki badan hukum.

Hal ini dikerjakan setelah partai bentukan pedangdut Rhoma Irama tersebut tak lolos verifikasi buat menjadi badan hukum di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sekjen Partai Idaman, Ramdansyah mengatakan, sebelumnya telah banyak parpol berbadan hukum yg menawarkan bagi merger. Jika telah merger, kata dia, Partai Idaman tak perlu melewati verifikasi Menkumham dan mampu segera mempersiapkan diri menghadap verifikasi Komisi Pemilihan Umum.

Partai Idaman mulai mencoba mengikuti verifikasi KPU terlebih dahulu.

“Kita tak mau seperti partai yang lain yg dari awal telah membeli badan hukum, tetapi pas verifikasi KPU nanti kesulitan,” ucap Ramdansyah ketika dihubungi, Sabtu (8/10/2016).

Ramdansyah mengatakan, Partai Idaman tetap mulai berkonsultasi dengan Menkumham terkait kekurangan apa saja yg membuat partainya tak lolos. Hal itu agar kekurangan tersebut mampu langsung diperbaiki.

Baca juga: Partai Idaman Bentukan Rhoma Irama Tak Lolos Seleksi Badan Hukum

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya menyatakan, Partai Idaman tak lolos verifikasi karena tak memenuhi persyaratan. Menurut Yasonna, salah sesuatu syaratnya, kepengurusan partai politik harus mencakup segala provinsi. Kemudian, kepengurusan pada setiap provinsi paling sedikit 75 persen dari jumlah kabupaten/kota yg bersangkutan.

Selain itu, kepengurusan paling sedikit 50 persen dari jumlah kecamatan pada kabupaten/kota yg bersangkutan. Ketentuan tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/08/17213341/tak.lolos.di.menkumham.partai.idaman.akan.gabung.dengan.partai.lain

Leave a Reply