Taman Tebing Breksi, Bekas Tambang Yang Kini “Hit” Di Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Mei 2015, Sri Sultan Hamengku Buwono X menandatangani prasasti yg menyebutkan Taman Tebing Breksi sebagai lokasi cagar budaya.

Padahal bertahun-tahun sebelumnya, bukit kapur yg terletak di Kelurahan Sambirejo, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta itu yaitu lokasi tambang batu breksi yg jadi pendapatan penting warga di sekitarnya.

(BACA: Asyiknya Lomba “Selfie” di Taman Tebing Breksi Yogyakarta)

Dicanangkannya Taman Tebing Breksi sebagai cagar budaya tidak lepas dari keadaan geologisnya. Batu kapur breksi di tebing ini rupanya yaitu endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran.

Itulah mengapa Taman Tebing Breksi dilestarikan, sama halnya dengan Candi Ijo dan Candi Ratu Boko yg terletak di kawasan yg sama.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Dicanangkannya Taman Tebing Breksi sebagai cagar budaya tidak lepas dari keadaan geologisnya. Batu kapur breksi di tebing ini rupanya yaitu endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sabtu (15/10/2016), waktu memamerkan pukul 14.00 WIB dan matahari sedang tepat di atas kepala. Tebing Breksi adalah salah sesuatu destinasi yg didatangi para peserta “Take Me Anywhere 2” yg diadakan Kompas.com dan OPPO.

Di Taman Tebing Breksi, para peserta “Take Me Anywhere 2” melakukan selfie race dengan tema selfie with friends. Begitu datang di Taman Tebing Breksi, tidak sulit buat mereka bagi mendapatkan spot berfoto ria.

(BACA: Tips “Selfie” di Tempat Wisata Jogja Favorit Peserta “Take Me Anywhere 2”)

Taman Tebing Breksi yaitu bongkahan tebing dengan dua sisi yg sengaja dipahat. Imaduddin Yazid, pemandu dari operator tur Jogja Geowisata mengatakan, pahatan tersebut dibuat oleh seniman lokal.

“Sejak dibuka pada 2015, dua seniman lokal memahat tebing ini. Gambarnya beragam, ada wayang dan sebagainya,” tutur pria yg akrab dipanggil Imad itu.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Taman Tebing Breksi yaitu bongkahan tebing dengan dua sisi yg sengaja dipahat.

Kunjungan ke Taman Tebing Breksi tidak lepas dari konsep Jogja Geowisata, yg mengantar wisatawan ke tempat-tempat berlatar kisah geologis di Yogyakarta. Imad menambahkan, sejak resmi dibuka sebagai tempat wisata, Taman Tebing Breksi terus ramai wisatawan.

“Tempat ini populer buat foto-foto. Bahkan ada yg foto kelas, foto pre-wedding, dan sebagainya,” tambah dia.

Suguhan lainnya di Taman Tebing Breksi, selain pahatan raksasa di dua sisinya, adalah pemandangan dari puncak tebing. Terdapat tangga yg mengantar wisatawan naik dari kaki sampai puncak tebing. Begitu datang di puncaknya, pengunjung mampu melihat panorama Candi Ijo dan Candi Ratu Boko berlatar Gunung Merapi dan Merbabu.

Di bagian kaki tebing juga terdapat Tlatar Seneng, sebuah amphiteatre yg rencananya mulai digunakan sebagai tempat pertunjukan. 

Waktu terbaik mengunjungi Taman Tebing Breksi adalah sore menjelang malam. Meski begitu, bawalah topi serta sunblock karena tidak ada pepohonan sama sekali di sekitar tebing. Taman Tebing Breksi berlokasi di Kelurahan Sambirejo, Kabupaten Sleman, dengan jarak sekitar beberapa kilometer saja dari Candi Ijo yg terkenal.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/21/102700527/taman.tebing.breksi.bekas.tambang.yang.kini.hit.di.yogyakarta

Leave a Reply